A. Perawatan dan Pemeliharaan Sepeda Motor Listrik dan Hybrid

surahman
0

A. Perawatan dan Pemeliharaan Sepeda Motor Listrik dan Hybrid

Perawatan sepeda motor listrik perlu dilakukan secara berkala atau rutin dengan tujuan memaksimalkan performa dan menjaga kondisi sepeda motor selalu optimal. Perawatan kendaraan ini berlaku pada sepeda motor bahan bakar minyak dan sepeda motor listrik yang meliputi beberapa komponen. Komponen utama yang perlu untuk dirawat adalah dinamo, baterai, dan control module sepeda motor listrik. Motor listrik dapat mengalami kerusakan yang disebabkan oleh beberapa faktor, meliputi kelembapan, kotor, panas, dan kualitas dari sumber tenaga itu sendiri.

1. Memahami perawatan dan pemeliharaan sepeda motor listrik dan hybrid

Perawatan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menjaga peralatan dan fasilitas agar selalu terjaga dan dalam kondisi siap pakai. Hai ini bertujuan untuk menjaga performa sepeda motor listrik tetap dalam keadaan baik sehingga pengguna nyaman untuk mengendarainya.
a. Tujuan perawatan
Berikut tujuan utama dilakukannya perawatan pada sepeda motor listrik.
  1. Performa senantiasa terjaga serta mampu menjaga kenyamanan dan keamanan pemilik sepeda motor.
  2. Melakukan kegiatan perawatan secara efektif dan efisien agar tercapai biaya perawatan yang dapat dikurangi.
  3. Membantu menjaga kemampuan mesin sepeda motor listrik agar selalu dapat digunakan secara maksimal.
  4. Masa penggunaan sepeda motor listrik dapat lebih lama.
b. Jenis-jenis perawatan (maintenance)
Pada dasarnya, pelaksanaan perawatan kendaraan, baik sepeda motor ataupun kendaraan ringan dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu perawatan terencana yang dikenal dengan istilah planned maintenance dan perawatan tidak terencana yang dikenal dengan sebutan unplanned maintenance.
1) Perawatan tidak terencana
Perawatan ini dilakukan secara tidak terjadwal mengenai kegiatan perawatan tersebut. Perawatan ini dilakukan secara mendadak saat sepeda motor tersebut mengalami kerusakan. Jenis perawatan ini menjadi satu bagian dari perawatan tidak terencana yaitu emergency maintenance. Perencanaan ini merupakan sebuah perawatan darurat yang dilakukan saat sepeda motor listrik mengalami keadaan tertentu secara mendadak sehingga membutuhkan penanggulangan yang bersifat darurat. Emergency maintenance ditujukan untuk mengurangi kerusakan yang lebih besar. Salah satunya saat sepeda motor listrik kehabisan baterai di jalan.

2) Perawatan terencana (planned maintenance)
Jenis perawatan ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan dalam jangka waktu atau masa penggunaan sepeda motor tersebut secara terkontrol, tercatat, dan terarah. Perawatan jenis ini umumnya dijelaskan melalui buku petunjuk saat pemilik sepeda motor membelinya. Perawatan dan jenis komponen yang perlu dipelihara juga dijelaskan melalui buku panduan tersebut. Jenis perawatan terencana ini terbagi menjadi beberapa jenis yang dijelaskan sebagai berikut.
a) Shutdown maintenance
Bentuk perawatan ini dilakukan terhadap sepeda motor listrik pada waktu yang sudah direncanakan dengan keadaan sepeda motor yang tidak mampu beroperasi kembali atau sudah mengalami kerusakan secara fatal.
b) Breakdown maintenance
Perawatan ini dilakukan ketika sudah terjadi kerusakan mesin motor pada sepeda motor listrik. Pelaksanaan perawatan ini dilakukan saat mesin sedang berjalan, mesin berhenti, mesin belum mengalami kerusakan, dan mesin sedang mengalami kerusakan.
c) Corrective maintenance
Perawatan ini dilaksanakan dengan melakukan pengidentifikasian penyebab terjadinya kerusakan pada komponen sepeda motor listrik. Setelah mengetahui terjadinya indikasi kerusakan pada komponen sepeda motor, langkah selanjutnya adalah melakukan perbaikan. Perbaikan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan yang lebih besar. Perawatan jenis ini umumnya dilakukan saat kondisi sepeda motor listrik mengalami penurunan performa.

d) Preventive maintenance.
Perawatan terencana preventif dilakukan dengan tujuan mencegah terjadinya kerusakan pada mesin sepeda motor selama operasi berlangsung. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan pekerjaan inspeksi agar dapat terhindar dari indikasi kerusakan. Perawatan ini meliputi aspek berkala, penyetelan, perawatan, perbaikan, dan kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan. Pada sepeda motor listrik, perawatan jenis ini dapat meliputi pergantian suku cadang secara rutin dan berkala atau pembersihan pada beberapa komponen yang perlu untuk dibersihkan. Tujuan dilakukannya perawatan ini dijelaskan sebagai berikut.
  1. Melakukan penanganan secara langsung dengan tujuan melakukan pencegahan terjadinya kerusakan secara berkala sehingga kondisi mesin sepeda motor senantiasa prima.
  2. Menentukan gejala kerusakan sebelum komponen mengalami kerusakan yang lebih fatal.

e) Predictive maintenance
Jenis perawatan ini dilakukan dengan tujuan mengantisipasi terjadinya gangguan sebelum terjadinya kerusakan total. Perawatan ini dilakukan untuk melakukan prediksi mengenai kerusakan yang akan terjadi ke depannya. Untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, teknisi dapat mencegahnya dengan melakukan pemeliharaan lebih awal. Predictive maintenance bertujuan untuk menitikberatkan pada kondisi mesin motor listrik. Tujuan perawatan ini adalah melakukan pengamatan dengan memonitor keadaan sepeda motor listrik. Proses monitor keadaan tersebut dilakukan melalui bantuan alat bantu untuk melakukan prediksi pemeliharaan pada sepeda motor listrik.
f) Running maintenance
Jenis perawatan ini dilakukan pada saat sepeda motor tersebut beroperasi. Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan pengamatan pada sepeda motor secara terus-menerus dan terencana. Hal ini dilakukan dengan tujuan menganalisis lebih jelas mengenai kerusakan yang kemungkinan terjadi saat sepeda motor beroperasi tanpa gangguan sehingga mengakibatkan kerusakan lebih fatal. Dengan melalui proses pengamatan secara terus-menerus tersebut, langkah yang selanjutnya dilakukan oleh teknisi adalah melakukan perbaikan pada indikasi kerusakan yang terjadi.
 
c. Jenis-jenis penggantian (replacement)
Selain beberapa jenis perawatan dan pemeliharaan pada sepeda motor listrik, terdapat beberapa pekerjaan yang dilakukan oleh teknisi sebagai berikut.
1) Replacement instead of maintenance
Jenis perawatan ini dilakukan dengan cara melakukan pergantian pada komponen tertentu sepeda motor listrik. Harga komponen yang diganti umumnya lebih murah dibandingkan dengan biaya perawatannya.
2) Planned replacement
Pergantian yang sudah direncanakan adalah komponen yang sudah direncanakan untuk dilakukan pergantian. Pada umumnya, komponen ini diganti untuk memaksimalkan kondisi sepeda motor listrik agar lebih optimal.
d. Jadwal perawatan komponen sepeda motor listrik
Jadwal beberapa perawatan yang dilakukan pada sepeda motor listrik dapat disimak melalui
tabel berikut.

2. Perawatan berkala sepeda motor listrik

Kendaraan memiliki banyak komponen yang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Komponen tersebut memerlukan pemeliharaan untuk mengoptimalkan kerja sepeda motor agar tetap aman dan nyaman dikendarai. Apabila sepeda motor tidak diperhatikan komponen dari kondisi mesinnya, maka pemilik kendaraan akan mendapati kondisi sepeda motor mengalami kerusakan atau penurunan performa mesin. Untuk menjaga performa kendaraan, idealnya setiap pemilik kendaraan disarankan melakukan perawatan dan pemeliharaan secara berkala sesuai buku manual atau panduan saat awal pembelian sepeda motor tersebut. Pemilik akan dapat melihat dan memantau jadwal pemeliharaan sepeda motor tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah menghindari kerusakan yang lebih parah dan menjaga kondisi sepeda motor tetap stabil.
Kendaraan listrik membutuhkan pemeliharaan atau perawatan yang lebih sedikit dibandingkan mesin pembakaran konvensional. Hal ini disebabkan sepeda motor listrik tidak memiliki komponen cair seperti oli dan air radiator. Dengan demikian, tidak diperlukan pemeriksaan terhadap cairan- cairan tersebut. Jumlah komponen yang berputar juga lebih sedikit dan komponen seperti control module pada sepeda motor listrik memiliki sifat yang bebas perawatan.
Berikut uraian perawatan berkala yang dapat dilakukan pada sepeda motor listrik.
a. Perawatan pelek dan ban
Komponen lain yang menjadi prioritas untuk senantiasa dijaga dan dirawat agar performa sepeda motor listrik terjaga adalah pelek dan ban. Pelek dan ban dalam kondisi buruk dapat membahayakan keselamatan dari pengguna sepeda motor tersebut. Berikut prosedur pemeliharaan pelek dan ban.
  1. Lakukan pemeriksaan secara visual terhadap kekerasan ban. Tekanan yang ideal untuk ban sesuai spesifikasi kondisi motor tersebut.
  2. Lakukan pemeriksaan pada alur ban dan dinding ban. Caranya adalah dengan memeriksa tanda ban atau melihat indikasi keretakan pada ban.
  3. Melakukan pemeriksaan dengan cara visual untuk melihat kemungkinan kerusakan pada indikasi kerusakan jeruji yang bengkok atau mengalami patah.
  4. Memeriksa indikasi kebengkokan pada pelek sepeda motor.


Perlu diketahui bahwa mengganti ban belakang motor listrik ternyata rumit (khususnya pada roda belakang). Berbeda dengan ban motor biasa, mencopot ban motor listrik harus melalui langkah panjang untuk mencopot soket terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan roda belakang motor listrik dilengkapi hub-drive alias penggerak. Hub-drive motor listrik menyatu dengan pelek belakang, isinya dinamo, koil, dan magnet yang bertugas menggerakkan roda. Jika pengguna hendak mengganti ban belakang, maka unit hub-drive dan kabel-kabel kelistrikan yang terhubung harus dicopot terlebih dahulu. Sedangkan perbaikan pada pelek khususnya pelek belakang membutuhkan alat khusus misalnya terjadi kebengkokan.

b. Perawatan pada rem
Komponen rem baik rem depan maupun belakang pada sepeda motor listrik umumnya hampir sama dengan sepeda motor bensin. Oleh karena itu, untuk perawatan sistem rem dapat dilakukan sebagai berikut.
1) Pemeriksaan rem depan dan belakang

Rem adalah salah satu komponen penting yang digunakan mengendalikan jalannya sepeda motor. Komponen ini menjadi salah satu bagian yang wajib untuk selalu dilakukan pemeliharaan dan perawatan yang baik. Salah satu rem yang digunakan pada sepeda motor listrik adalah rem cakram. Saat sepeda motor listrik melakukan pengereman, piston rem akan didorong oleh minyak rem bertekanan tinggi. Hal ini bertujuan menjepit cakram rem yang berputar dengan roda agar mampu mengurangi laju sepeda motor. Untuk menjaga performa rem, pemilik sepeda motor listrik wajib melakukan pemeliharaan pada rem yang dijelaskan sebagai berikut.

2) Pemeriksaan minyak rem
Pada sepeda motor listrik, pemeriksaan minyak rem perlu dilakukan untuk menjaga sistem pengereman selalu stabil dan dalam kondisi baik. Fungsi minyak rem pada sepeda motor adalah menjadi pelumas penting pada sistem pengereman minyak dan menjaga kedua komponen yang bergesekan tidak kering.
Pastikan reservoir minyak rem berada pada posisi horizontal dan pastikan tinggi permukaan minyak rem berada di atas batas lower. Apabila minyak rem sudah berada di bawah batas lower, maka segera isi ulang minyak rem.

Berikut penjelasan tentang langkah-langkah pemeriksaan minyak rem sepeda motor.
a) Memeriksa ketinggian cairan
Lakukan pemeriksaan pada ketinggian cairan minyak rem sepeda motor yang ditandai dengan penunjuk garis bertanda min dan max. Cairan disarankan untuk berada di antara keduanya.

b) Cairan berada di bawah tanda min
Langkah yang tepat untuk mengantisipasi kerusakan pada sistem pengereman adalah memasukkan minyak rem agar performa rem dapat terjaga dengan baik.


3) Perawatan pada kampas rem

Hal ini dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan pada tebal kampas rem. Apabila kondisi kampas sudah mulai menipis, maka langkah yang dapat dilakukan adalah mengganti kampas rem dengan yang baru. Berikut prosedur perbaikan pada kampas rem sepeda motor listrik mirip dengan perbaikan pada sepeda motor bahan bakar.
  1. Melakukan pemeriksaan kampas seperti pada gambar 5.12 serta memeriksa kondisi kampas dan kondisi cakram roda sepeda motor.
  2. Pada rem cakram, pemeriksaan dapat dilakukan dengan mengecek indikator keausan melalui permukaan kampas di kaliper rem.
  3. Lakukan pergantian kampas menggunakan komponen standar untuk menjamin keamanan jalannya motor.
  4. Saat gaya pengereman mulai berkurang, kondisi minyak rem dan kampas masih bagus. Langkah yang dapat dilakukan selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kemungkinan masuknya udara yang masuk ke sistem rem. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilakukan bleeding udara dari sistem rem.
c. Gear set (rantai atau V-belt)
Perawatan dan pemeliharaan gear rantai perlu selalu dilihat secara berkala untuk menjaga performa sepeda motor selalu prima. Berikut prosedur pemeriksaan pada gear set sepeda motor listrik.
1) Pemeriksaan final drive
Melihat dan melakukan pemeriksaan pada final drive. Cari tahu terjadinya indikasi keausan atau tidak. Apabila kondisi komponen sudah mengalami keausan, maka langkah yang tepat adalah menggantinya dengan komponen baru. Berikut gambar pemeriksaan pada drive belt.

2) Pemeriksaan keretakan pada drive belt
Pemeriksaan pada goresan dan retak serta indikasi kerusakan lain pada drive belt. Pemeriksaan goresan dapat dilakukan dengan cara melihat secara visual. Lakukan pemeriksaan dengan melihat bagian atas, samping, dan bawah terhadap indikasi goresan serta retak dan kerusakan lainnya.


 

  • Lebih baru

    A. Perawatan dan Pemeliharaan Sepeda Motor Listrik dan Hybrid

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default