DESA SAMBIROTO


DESA SAMBIROTO

Pada zaman dahulu Desa Sambiroto belum ada desa. Adanya adalah pepohonan-pepohonan yang banyak dan belum ada satupun rumah. Nenek moyang dahulu banyak menanam pohon serambi. Katanya pada zaman dahulu harganya mahal dan menghasilkan banyak uang. Lalu banyak orang-orang yang menanam pohon serambi bersama-sama.

Desa Sambiroto memiliki dua punden, yang satu bernama punden serambi temanten. Punden serambi temanten kata nenek moyang dahulu digunakan untuk mengelilingkan temanten atau orang yang nikah. Punden kedua bernama punden Mbah Jenggot, punden Mbah Jenggot digunakan untuk member sesaji ketika ada pembuatan rumah, orang yang mau melahirkan, dan orang yang mau nikah.

Desa Sambiroto juga tidak boleh memakai baju berwarna hijau muda. Dan tidak boleh memelihara burung gemak.

Rata-rata orang di Sambiroto kebanyakan orangnya baik hati dan tak sombong. Rumah di Sambiroto rata-rata rumahnya masih rumah joglo.

NARASUMBER : Mbah Cates
DESA : Sambiroto
Terjadinya Desa : Sambiroto dahulu banyak pohon Serambi dan ada dua punden. Dan rata-rata kebanyakan orangnya baik hati dan tak sombong. Rumah di Sambiroto rata-rata rumahnya masih rumah joglo.

Belum ada Komentar untuk "DESA SAMBIROTO"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel