Soal Prediksi 3, Un 2019 Teori Kejuruan Teknik Kendaraan Ringan

Soal Prediksi 3, Un 2019 Teori Kejuruan Teknik Kendaraan Ringan

1.Posisi pemasangan ring gear adalah dibautkan pada ?
ADifferential housing
BAxle shaft
CDifferential case
DConters shaft
EA, b dan c benar
2.Nama komponen gambar B di samping adalah:

ARing gear
BDrive pinion
CDifferential gear
DFront
EFinal gear
3.Nama komponen gambar A di samping adalah:

ARing gear
BDrive pinion
CDifferential gear
DFront
EFinal gear
4.Fungsi suspensi adalah seperti dibawah ini, kecuali
AMenghantarkan gerakan roda dari kendaraan ke jalan
BMengabsorsi dan meredam getaran bodi akibat kondisi jalan
CMenghantarkan gerakan roda dari kendaraan ke jalan
DMengabsorsi dan meredam getaran bodi akibat kondisi jalan
Esupaya kendaraan yang dikendarai dapat berjalan dengan maju dan mundur sehingga kenyamanan dan keamanan terjamin
5.Keuntungan suspensi independen dibanding suspensi aksel rigid adalah sebagai berikut, kecuali
AGerakan salah satu roda tidak mempengaruhi roda yang lain
BMembutuhkan sedikit tempat
CTitik berat kendaraan dapat lebih rendah, sehingga aman dan nyaman untuk kendaraan
DDaya pemegasan dapat lebih lembut
ESebagai penghubung antara roda dengan chasis atau bodi kendaraan
6.Pernyataan dibawah ini penyebab kopling bergetar adalah sebagai berikut, kecuali..
APegas kopling lemah.
BDrag lager lemah.
CKontak permukaan disc rusak
DClutch disc habis
ETorsion rubber
7.Dibawah ini adalah komponen-komponen pengoperasian kopling sistem hidrolik, kecuali
AMaster silinder kopling
BSilinder kopling
CPipa hidrolik
DPegas pengendali pedal kopling
EPedal kopling
8.Sebutkan type gigi kemudi seperti gambar di bawah
ABola bersirkulasi
BRoll dan cacing
Cmur baut bersirkulasi
Drak dan pinion
ENut and worm
9.Nama bagian-bagiannya Gigi kemudi type rak dan pinion a.
A1.Baut penyetel 2 Pinion 3Rack.. 4Rack end5. Unit gigi kemudi 6. Tie rod end
B1. Baut penyetel 2 Pinion 3Rack.. 4Rack end.5 Tie rod end 6.Unit gigi kemudi
C1. Baut penyetel 2 Pinion 3Rack..4. Tie rod end 5.Rack end.6.Unit gigi kemudi
D1.Pinion 2.Rack..3.Rack end.4.Unit gigi kemudi 5.Tie rod end. 6. Baut penyetel
E1.Rack.. 2.Rack end3.Unit gigi kemudi 4. Tie rod end. 5.Baut penyetel 6.Pinion
10.Berapakah hasil pembacaan dari jangka sorong tersebut ?

A10,2 mm
B10,3 mm
C11 mm
D12 mm
E12,8 mm
11.Motor diesel menggunakan bahan bakar di bawah ini untuk pembangkit dayanya, :
AAvture
BSolar
CBensin
DGas
ELPG
12.Pembakaran pada motor diesel terjadi pada saat posisi piston :
AAwal langkah kompresi
BAwal langkah isap
CAkhir langkah kompresi
DAkhir langkah isap
EAwal langkah buang
13.Komponen untuk memasukkan bahan bakar diesel ke dalam ruang pembakaran adalah dengan :
AInjektor (Nosel)
BPompa injeksi (Injection pump)
CPompa pemberi (Feed pump)
DKarburator
EKatup penyalur (Delivery valve)
14.Berikut adalah fungsi dari priming pump :
AMenekan bahan bakar ke dalam ruang bakar
BMengembalikan sisa kelebihan bahan bakar ke tanki bahan bakar
CMenekan udara dari pompa injeksi ke dalam ruang pembakaran
DMenekan udara dari system bahan bakar agar keluar pada saat mesin mati
EMenekan udara dari system bahan bakar agar keluar pada saat mesin hidup
15.Motor diesel yang dilengkapi dengan busi pijar (Glow plug) tergolong dalam :
AMotor diesel putaran tinggi
BMotor diesel putaran rendah
CMotor diesel injeksi langsung
DMotor diesel injeksi tidak langsung
EMotor diesel 4 tak
16.Terjadinya pembakaran dalam motor diesel disebabkan oleh :
APercikan api pada busi (spark plug)
BPercikan api pada busi pijar (glow plug)
CSemprotan bahan bakar oleh nosel
DUdara yang dihisap ke dalam silinder saat langkah hisap piston
ETekanan udara saat kompresi yang mampu membakar bahan bakar saat diinjeksikan
17.Katup penyalur (delivery valve) dalam system bahan bakar diesel difungsikan untuk :
AMencegah turunnya tekanan bahan bakar di belakang nosel pada saat akhir injeksi
BMencegah tetesan bahan bakar pada nosel pada saat akhir injeksi
CMengatur tekanan injeksi pompa
DMengatur jumlah bahan bakar yang diinjeksikan
EMenyalurkan bahan bakar dari nosel ke dalam ruang pembakaran
18.Governor sentrifugal pada pompa injeksi berfungsi untuk
AMengatur jumlah bahan bakar yang diinjeksikan
BMenaikan putaran motor
CMengendalikan putaran motor agar stabil pada setiap tingkat putaran
DMenurunkan putaran motor
EMamajukan saat injeksi bahan bakar
19.Controll rack pada pompa injeksi in line bergeser untuk menggerakkan :
ABarell agar berputar
BBarell agar naik atau turun
CPlunger pompa agar naik atau turun
DPlunger agar berputar
ERack pinion agar barell berputar
20.Pompa injeksi tipe rotary (distributor) VE menggunakan plunger :
ASingle untuk melayani multi silinder
BSingle untuk melayani mono silinder
CMulti untuk melayani multi silinder
DMulti untuk melayani mono silinder
EDouble untuk melayani multi silinder
21.Yang berfungsi sama dengan poros nok (cam shaft) pompa injeksi in line, pada pompa rotary VE adalah:
APoros pemutar (drive shaft)
BCincin pembocor (spill ring)
CLubang pembocor (spill port)
DPlat pendorong (cam plate)
ETappet (lifter)
22.Pengatur jumlah bahan bakar yang dinjeksikan oleh pompa injeksi rotary dilakukan oleh :
AFeed pump
BFeed hole
CSpill ring dan spill port
DControll grove
EControll sleeve
23.Untuk mematikan aliran bahan bakar dari fuel chamber (rotary type) ke suction port, kunci kontak (switch) di off kan, dengan tujuan :
AFeed pump berhenti berputar
BDrive shaft berhenti berputar
CPlunger berhenti berputar
DCam plate berhenti berputar
EFuel cut off solienoid menutup saluran
24.Governor unit yang dipakai pada pompa rotary adalah :
ATipe vacuum
BTipe kombinasi vacuum dan centrifugal
CTipe centrifugal
DTipe hidroulic
ETipe phneumatic
25.Cara kerja Automatic timer pompa injeksi rotary tipe VE berdasarkan :
AKevacuuman intake manifold
BCentrifugal weight governor
CTekanan hidroulic bahan bakar dalam fuel chamber
DPhneumatic pompa
EJumlah bahan bakar dalam system
26.Bila tuas gas pada pompa rotary ditarik, maka yang berubah adalah :
APlunger lebih maju
BPlunger jadi mundur
CSpill ring bergerak mundur
DSpill ring tidak bergerak
ESpill ring bergerak maju
27.Bila spill ring digeser maju, maka yang terjadi adalah :
ATidak terjadi perubahan apapun pada system pemompaan
BPemompaan jumlah bahan bakar menjadi berkurang
CPemompaan jumlah bahan bakar tetap
DPemompaan jumlah bahan bakar bertambah
EPemompaan jumlah bahan bakar tidak ada
28.Bila piston automatic timer bergeser (VE type) , maka yang berubah adalah :
ACam plate berputar lebih cepat
BCam plate berputar lebih lambat
CRoller pendorong cam plate bergerak mundur
DRoller pendorong cam plate bergerak maju
EPanjang langkah injeksi pompa
29.Nosel yang memiliki lubang banyak pada ujungnya disebut :
ATipe throttle
BTipe Pintle
CTipe single hole
DTipe multi hole
ETipe multi pin
30.Tekanan pengabutan nosel tipe multi hole adalah :
ASama besar dengan tipe single hole
BSama besar dengan tipe pintle
CSama besar dengan tipe throttle
DLebih rendah dari tipe single hole
ELebih besar dari tipe single hole
31.Untuk memperbaiki mutu pengabutan menjadi lebih halus, maka dilakukan dengan jalan :
AMenambah lubang pada ujung nosel
BMenaikan tekanan pengabutan
CMenurun tekanan pengabutan
DMengganti jenis bahan bakarnya
EMengganti nosel
32.Dengan mengeraskan buat pengatur tekanan nosel, mengakibatkan :
APanjang nosel menjadi berkurang
BPegas penekan jarum nosel menjadi lebih lemah
CPanjang nosel menjadi bertambah
DPegas penekan jarum nosel menjadi lebih pendek
ETekanan pengabutan menjadi lebih rendah
33.Menetesnya bahan bakar di ujung nosel pada akhir injeksi disebabkan oleh :
ABahan bakar yang tidak sesuai
BTekanan pompa injeksi terlalu tinggi
CTekanan pompa injeksi terlalu rendah
DLubang nosel tersumbat
EPegas penekan jarum nosel lemah
34.Nosel tipe single hole dipasangkan pada :
ASaluran masuk (intake manifold)
BRuang bakar utama (main combustion chamber)
CRuang bakar muka (pre combustion chamber)
DBagian belakang katup hisap
EBagian belakang katup buang
35.Bentuk pengabutan yang baik adalah :
AMengumpul
BMenyebar dan tidak merata
CKasar dan dan tidak merata
DHalus dan merata
EHalus dan tidak merata
36.Bahan bakar diesel menggunakan solar, karena :
ASolar bersifat lebih mudah terbakar dari pada bensin
BSolar bersifat menghasilkan tenaga lebih besar
CSolar harganya jauh lebih murah
DAsap yang keluar dari knalpot lebih bersih
ESolar bersifat melumasi bagian bagian yang dilewatinya
37.Bila udara masuk ke dalam system bahan bakar diesel, mengakibatkan :
APenggunaan bahan bakar menjadi lebih hemat
BMotor susah hidup, karena udara menghambat aliran bahan bakar
CMotor mudah hidup, karena udara ikut mendorong aliran bahan bakar
DPenggunaan bahan bakar tidak terpengaruh
EPenggunaan bahan bakar menjadi lebih boros
38.Water sedimenter pada system bahan bakar diesel berfungsi :
AMenahan air agar tidak masuk ke dalam system bahan bakar
BMenghilangkan air dalam system bahan bakar
CMemberi isyarat bila dalam system bahan bakar kemasukan air
DMenyaring bahan bakar agar menjadi lebih bersih
EMeningkatkan kualitas bahan bakar
39.Glow plug (busi pijar) berfungsi untuk :
AMemercikkan api pembakaran
BMemanaskan ruang bakar utama
CMembakar bahan bakar selama proses pembakaran
DMemanaskan ruang bakar bantu selama proses pembakaran
EMemanaskan ruang bakar bantu selama start dan mesin masih dingin
40.Menghidupkan glow plug yang benar adalah :
ATerus menerus selama mesin hidup
BSesaat saja ( + 15 detik ) sebelum mesin distart
CSelama mesin distart
DSesaat saja ( + 15 detik ) sebelum mesin dimatikan
ESelama mesin mati, agar suhu kerja mesin terjaga

Belum ada Komentar untuk "Soal Prediksi 3, Un 2019 Teori Kejuruan Teknik Kendaraan Ringan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel